Mangrove / Bakau Tidak Bisa Melindungi Dari Tsunami

Mangrove / Bakau – Tidak Bisa Melindungi dari Tsunami

Mangrove dan sabuk hijau di kawasan pesisir hanya memberikan sedikit bahkan tidak ada perlindungan terhadap kekuatan mematikan dari tsunami.

Ini merupakan penemuan kontroversial dari laporan penelitian baru-baru ini, Penelitian dari ARC Centre of Excellence for Coral Reef Studies (CoECRS) di Universitas james Cook dan Universitas Guam, dan the Wildlife Conservation Society-Indonesia Programme (WCS-IP) telah memutar balikan pernyataan bahwa tingkat kematian didapatkan rendah di desa yang terlindungi oleh mangrove saat tsunami 2004.

Penemuan para peneliti tersebut menantang pernyataan yang baru-baru ini dikeluarkan oleh UNEP, beberapa LSM, dan ilmuwan lain bahwa ‘sabuk hijau’ dan daerah penyangga harus digalakkan usaha rekonstruksinya untuk melindungi penduduk desa dari tsunami mendatang.

Pada kenyataannya, para ekolog mengingatkan, sabuk hijau ini bisa memberikan pengertian salah akan keamanan, yang membawa lebih banyak korban jiwa hilang di tragedi yang sama di masa depan.

Ketika Dr Alex Kerr, Dr Andrew Baird dan Dr Stuart Campbell, menganalisa kembali data dari penelitian di India baru-baru ini, mereka menemukan bahwa ketinggian diatas permukaan laut dan jarak dari pantai yang cenderung melindungi penduduk di beberapa desa, bukan dari vegetasi.

“Analisa ulang kami mengungkap bahwa jarak desa dari pantai serta tinggi desa diatas permukaan air laut menjelaskan 87% variasi kematian diantara desa tersebut. Ketika dua variabel ini diperhitungkan, daerah vegetasi hanya menyediakan 1% peningkatan di kekuatan penjelasan,” ujar Dr Kerr.

“Kaitan yang ada andtara area vegetasi dan kematian sebenarnya disebabkan oleh kebanyakan dari vegetasi tumbuh pada elevasi diatas tinggi air laut – dan semakin jauh jarak dari laut, semakin luas-lah daerah vegetasi.”

“Singkatnya, jika anda membuat perbandingan dua desa dengan ketinggian dan jarak yang sama dari laut, perbedaan luas area vegetasi hanya akan membuat perbedaan kecil dalam jumlah korban jiwa akibat tsunami.”

Dr Baird menambahkan bahwa analisa baru ini mengartikan adanya bahaya asli yang berlebih dari penegasan kapasitas proteksi vegetasi terhadap kejadian tsunami. “Hitan mangrove memberikan masyarakat pesisir denga banyak jasa dan barang berarga. Namun, mengarapkan mereka untuk melindungi dari tidaklah realistic. Setelah erupsi gunung Krakatau, tsunami yang dihasilkannya bahkan menerobos hingga 8 kilometer kedalam hutan utama daratan.”

“Saat ini daerah penyangga sedang diperkuat dengan kombinasi legislasi pemerintah, dan penolakan bantuan bagi orang orang yang berharap untuk kembali ke rumah mereka terdahulu, dengan keyakinan bahwa kawasan tersebut akan menjadi proteksi bagi kejadian besar dimasa depan. Daerah penyangga ini hanyala antara 100 dan 500 meter, bahkan di India dan Sri lanka daerah ini mungkin sudah diisi jutaan manusia sekarang.”

“Sebuah ide yang indah jika sabuk hijau bisa menghentikan tsunami, dan tujuannya akhirnya bisa dibayangkan. Namun tidak benar, dan tidak akan bekerja.”

Logikanya, jalur terbaik ialah membangun lebih jauh dari laut dan dataran lebih tinggi, Namun, hal ini tidak bisa dipertimbangkan sebagai alasan sebuah isolasi daerah menimbang harga sosial ekonomi dan hati dari memindahkan seluruh masyarakat dan kehidupannya, para peneliti mengatakan.

“Meskipun properti telah hancur semua, dalam memindahkan masyarakat dari keberadaan pesisir mereka kita harus mempertimbangkan dislokasi sosial dan potensi konflik yang muncul.”

Dr Baird menambahkan dimensi lain dari permasalahan ini adalah pada kenyataanya pada kebanyakan kasus alasan sabk hijau ini digunakan oleh para pengembang dan pejabat setempat sebagai alasan utama untuk memindahkan masyarakat, sehingga mereka bisa membangun fasilitas di garis pantai yang luang tersebut.

Sumber : http://cai-diving.org/joomla/index.php?option=com_content&task=view&id=33&Itemid=34

Satu Balasan ke Mangrove / Bakau Tidak Bisa Melindungi Dari Tsunami

  1. alamendah mengatakan:

    tetapi yang pasti hutan bakau mampu mencegah abrasi laut dan menjadi tempat berkembangbiaknya ikan da udang!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: