Silaturahmi PonPes LDII Kediri

November 15, 2009

Kediri – Hubungan Akbar Tandjung dengan Pondok Pesantren Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) terjalin dengan baik. Keduanya saling mengagumi satu sama lain. Hal ini terungkap pada waktu silaturahmi yang dilakukan Akbar Tandjung ke PonPes LDII Kediri, Selasa (29/04).

Bagi Akbar Tandjung, PonPes LDII Kediri mempunyai kenangan yang sangat indah. Pada 1977, ketika untuk pertama kalinya menjadi Calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur, Akbar Tandjung sudah berkunjung kesana. Tentunya ia pun berkunjung ke berbagai pondok LDII lainnya seperti di Kertosono.

Akan tetapi, kenangan yang tidak akan dilupakan oleh Akbar Tandjung terjadi pada saat tahun 1999. Pada waktu Partai Golkar menghadapi tuntutan dan tekanan besar dari banyak lapisan masyarakat untuk dibubarkan. Ketika itu, Akbar Tandjung justru disambut baik oleh LDII. “Dalam suasana yang masih seperti itu, saya merasa betul-betul diterima dengan begitu baik oeh LDII,” ucap Akbar Tandjung dalam sambutannya pada sata silaturahmi kali ini.

”Hal itu tidak bisa saya lupakan,” tegas Akbar. Menurutnya, kejadian itu membuatnya semakin dekat dengan LDII. Terutama disaat Golkar mengalami berbagai tekanan-tekanann yang sangat berat. Hal ini sekaligus memeperkuat keyakinannya yang pada waktu itu menjabat Ketua Umum Partai Golkar, bahwa ternyata masih banyak rekan-rekan yang terus setia kepada Golkar.

”Oleh karena itulah saya harus terus menjaga hubungan dengan LDII sehingga saya kemari lagi,” ucap Akbar mengutarakan maksud kedatangannya kali ini.

Kedatangan Akbar Tandjung ini pun diambut baik oleh Pengasuh PonPes LDII Kediri, K.H. Kuncoro Kaseno SE. Ia mengaku merasa bahagia bisa mendapatkan kunjungan dari seorang Akbar Tandjung yang memang dikaguminya. ”Bang Akbar merupakan tokoh bangsa. Kami pun meneladani kesabaran dan keuletan beliau,” ucap K.H. Kuncoro Kaseno SE.

Akbar Tandjung menilai LDII sebagai organisasi sosial kemasyarakatan Islam yang mempunyai perhatian besar terhadap dakwah Islam dan pengembangan kegiatan sosial dalam rangka meningkatan kehidupan umat Islam. ”Bagi saya LDII memberikan kontribusi besar dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa kita,” ucap Akbar Tandjung.

”Organisasi LDII ini merupakan salah satu aset kita yang sangat bagus buat bangsa dan umat Islam. Saya berharap LDII terus meningkatkan kontribusinya tersebut,” lanjut Akbar Tandjung.

Pondok pesantren ini memang termasuk besar. Disana terdapat bangunan-bangunan asrama bertingkat untuk menampung 7000 orang santri mereka. Begitu pula dengan gedung-gedung untuk melakukan kegiatan belajar mengajar mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak hngga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.

Di PonPes yang terletak di Burengan, Banjaran, Kediri tersebut, Akbar Tandjung pun tidak lupa untuk meminta restu untuk mengikuti pemilihan presiden 2009. ”Insya Allah kami akan membicarakan tujuan Bapak tersebut. Yang pasti kita akan doakan hal tersebut. Semoga Allah memberikan izinya,” sambut K.H. Kuncoro Kaseno SE.

Silatupada siang hari itu ditutup dengan doa bersama demi kesuksesan semua pihak. Kemudian ramah tamah dilanjutkan dengan acara makan siang bersama seluruh pengajar di pondok pesantren tersebut.(gees)
Sumber     :http://www.bangakbar.com/news/1/tahun/2008/bulan/04/tanggal/30/id/269/index.html


LDII Gelar 30 Posko Mudik Lebaran

Oktober 1, 2009

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) terus menggelar posko mudik lebaran. Kali ini di lebaran 1429H, LDII mendirikan 3o posko di sepanjang jalur mudik di Pulau Jawa dan Sumatera. LDII berharap bisa membantu kemudahan para pemudik disepanjang jalan. Memberikan bantuan keamanan, informasi juga menyediakan konsumsi serta tempat istirahat demi kenyamanan mudik tahun ini. Berikut beberapa berita tetang keberadaan Posko Mudik LDII di beberapa kota.

LDII layani pemudik
Wonogiri (Espos) Untuk membantu kelancaran arus mudik, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Wonogiri membuka posko mudik di kawasan Nambangan, Selogiri.

Rencananya, posko mudik ini dioperasikan pada H-3 hingga H+4 Lebaran. “Ini kontribusi LDII Wonogiri terhadap terwujudnya keamanan dan kenyamanan selama arus mudik,” terang ketua LDII Wonogiri, Joko Santosa, kepada Espos, di Wonogiri, Selasa (23/9).

Ditambahkan Joko, di posko mudik LDII tersebut, para pemudik dapat beristirahat melepas penat, karena posko menyediakan musala, tempat beristirahat serta makanan dan minuman kecil.
(Sumber: http://www.solopos.co.id/zindex_menu.asp?kodehalaman=h42&id=81969)

Di Terminal Cicaheum, LDII Buka Posko Layanan Bantuan Pemudik
Ormas Islam yaitu Lembaga Da’wah Islam Indonesia (LDII), dalam rangka pengamanan mudik Lebaran, membuka Posko layanan bantuan pemudik. Posko tersebut dibuat, menurut petugas piket Posko LDII, Asep Setiawan dimaksudkan untuk membantu pemudik untuk kepentingan tajil , layanan P3K dan kepentingan menanyakan arah jalan.

LDII, akan membuka layanan bantuan pemudik di Terminal Cicaheum, mulai H-7 sampai H+5. Sejak dibukanya layanan bantuan untuk pemudik, mulai dari tanggal 26 September sampai 29 September 2008, sebanyak 10 orang pemudik telah memanfaatkan layanan bantuan tersebut.

Posko layanan bantuan pemudik LDII, ujar Asep Setiawan sudah digelar beberapa tahun yang lalu, tetapi di Terminal Cicaheum Posko tersebut baru dibuat Lebaran tahun ini. (Sumber: http://jabarprov.go.id)

Sumber : http://ldiinews.blogspot.com/


Hasil Sidang Itsbat 1 Ramadhan 22 Agustus

Agustus 21, 2009

Hasil pengamatan secara ru’yah di seluruh Indonesia yang dilakukan pada Kamis (20/8/2009) petang ini, hilal belum tampak. Karena itu, awal Ramadan ditetapkan pada Sabtu, 22 Agustus 2009.

“Karena hilal tidak tampak, maka besok tidak ditetapkan sebagai awal Ramadan,” kata Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni saat memimpin sidang itsbat penetapan awal Ramadan 1430 H di kantor Depag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat,Kamis (20/8/2009).

Hingga pukul 19.30 WIB, sidang itsbat masih berlangsung. Hadir juga dalam sidang itsbat Menkominfo M Nuh dan para pejabat Depag, serta pimpinan ormas-ormas Islam.

Pernyataan Menag itu secara tersirat telah menunjukkan bahwa bulan Sya’ban digenapkan selama 30 hari. Dengan demikian, maka 1 Ramadan 1430 H jatuh pada Sabtu, 22 Agustus 2009.

Sebelumnya pihak Depag membacakan hasil pengamatan hilal di sejumlah titik berikut nama-nama saksi. Hasil pengamatan, hilal tidak tampak di seluruh tempat di Indonesia.

Sementara itu, dalam sidang itu, perwakilan NU juga mengklarifikasi mengenai hasil hisab yang dilakukan timnya. “Yang benar posisi hilal -01 derajat, buka 1 derajat,” kata pimpinan NU. Klarifikasi perwakilan NU ini memperkuat bahwa awal Puasa jatuh pada 22 Agustus 2009.

Sebelumnya PP Muhammadiyah telah menetapkan bahwa awal Puasa jatuh pada Sabtu, 22 Agustus. Muhammadiyah menetapkan dengan hisab. Ormas ini juga telah menetapkan bahwa Idul Fitri jatuh pada 20 September 2009.

Sumber : http://ldii.info


Tidak Benar, LDII Menganggap Kafir Orang Bukan Warga LDII

Agustus 19, 2009

Satu lagi isu menyesatkan yang dilontarkan oleh orang yang tidak senang pada LDII, yaitu isu yang mengatakan bahwa LDII menganggap kafir kepada semua orang selain warga LDII.

Dalam kesempatan ini kami ingin mengklarifikasi berita tersebut. Bahwa informasi LDII yang menganggap kafir kepada orang yang bukan warga LDII tersebut adalah TIDAK BENAR. Karena siapapun tidak memiliki wewenang untuk menyatakan kekafiran seseorang, berdasarkan dalil: ”barang siapa yang menganggap kafir saudaranya, maka kekafiran akan berbalik kepada dirinya, jika saudaranya ternyata tidak kafir”.

Sumber : http://ldii.info


LDII Mengadakan Workshop Internet Sehat

Agustus 17, 2009

Pada saat ini teknologi internet sudah berkembang dengan pesat. Kemajuan pesat dunia internet ini bisa berdampak positif tapi juga bisa berdampak negatif. Saat ini telah 100 juta web yang aktif dan 50 % di antaranya berisi info yang tidak pada tempatnya (sex, judi, kekerasan, dan lain-lain). Oleh karena itu perlu ada gerakan untuk mendorong pemanfaatan internet ke arah yg positif sekaligus dapat menghindari efek negatif dari internet itu sendiri.

LDII sebagai lembaga dakwah dalam melaksanakan visi dan misinya perlu memanfaatkan internet sebagai media dakwah dalam rangka meningkatkan peran dan fungsinya mengawal moral keagamaan dan utuhnya NKRI. Selain itu sebagai organisasi dakwah, LDII secara struktural memiliki 33 DPD provinsi, 353 DPD Kota/Kabupaten, 4500 PC dan PAC seluruh Indonesia memerlukan sistem informasi berbasis internet dalam usaha mengatur informasi.

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mengelar Workshop Gerakan internet Sehat dan Citizen Journalism secara Nasional pada tanggal 11 – 13 Agustus 2009 di Gedung Lokantara Budaya RRI Bandung, yang dibuka oleh Menkominfo Prof. Dr. Ir. Muh. Nuh, DAE. Peserta yang hadir terdiri dari utusan DPD LDII Provinsi dan juga diikuti oleh oramas-oramas lain yang diundang

Sumber : http://ldii.info


Kedepankan White Campaign

Maret 11, 2009

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menengarai black campaign menunjukkan tren yang semakin berkembang. LDII pun menyarankan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) agar tak ikut-ikutan memakai cara black campaign.

“Kita sarankan kepada beliau supaya kedepankan white campaign, bukan black campaign. Kita khawatir kalau black campaign itu akan saling membinasakan dan saling meniadakan,” ujar salah satu Ketua LDII Chriswanto Santoso usai bertemu JK di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakata Pusat, Jumat (6/3/2009).

Jika blcak campaign semakin marak, imbuhnya, maka akan mendorong tingkat golput semakin tinggi. Karena bisa-bisa masyarakat menilai tak ada calon anggota legislatif maupun calon presiden yang baik. Akibatnya, menimbulkan sistem kenegaraan yang tidak baik. Menurutnya pula, JK mengapresiasi saran LDII itu. JK pun meminta LDII berperan dalam dakwahnya tentang white campaign.

“Beliau mencatat khusus. Beliau menghargai sekali untuk menciptakan pemilu yang berkualitas. Dan Beliau akan concern untuk semua jajarannya agar bisa menciptakan pemilu berkualitas, yang muaranya parlemen berkualitas sehingga bangsa dan negara berkualitas,” ujar Chriswanto. Sementara tentang kesiapan JK menjadi capres, Chriswanto menambahkan bahwa LDII sempat menanyakan. Menurutnya, JK hanya menjelaskan sekilas tentang pencalonannya sebagai capres.

“Beliau sempat menyinggung sebentar saja. Tapi apapun Beliau menyerukan akan menyusun strategi setelah pemilu legislatif. Karena tidak etis kalau belum tahu kekuatan. Iya kalau Golkar menang. Kalau menang, tentu akan berkembang sesuai dengan kekuatan peta politik pemenang pemilu,” jelasnya. Sedangkan untuk Pemilu 2009, Chriswanto menegaskan sikap organisasinya akan tetap netral. Pilihan politik diserahkan pada masing-masing anggotanya. Apakah ada instruksi untuk memilih partai Islam? “Tidak ada instruksi tertentu. Karena kita beranggapan Pancasila dan UUD 1945 masih relevan,” tuturnya [http://pemilu.detiknews.com]


Menara Asma’ul Husna Kediri

Januari 28, 2009

Berikut ini adalah foto menara asmaul husna di area ponpes LDII Burengan Kediri. Menara Agung senilai 15,8 milyar setinggi 100 meter dengan kubah yang dilapisi emas murni 60 kg ini diresmikan oleh Wapres Jusuf Kalla pada kunjungannya di Ponpes pada hari Jumat 23 Januari 2009 kemarinmenaraasmaulhusnaldii

Sumber : http://blogldii.wordpress.com


Fatwa MUI Untuk Umat Islam Haram Golput

Januari 27, 2009

pemilu2009Menjadi golongan putih (golput) diharamkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Umat Islam diwajibkan memilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2009. “Wajib bagi bangsa Indonesia untuk memilih pemimpin. Kalau yang

dipilih ada namun tidak dipilih, menjadi haram,” ujar Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Ali Mustafa Ya’qub menjelaskan hasil Ijtima’ Ulama Fatwa III MUI di Kabupaten Padang Panjang, Padang, Sumatera Barat.

Ali menyampaikan hal itu ketika dihubungi detikcom, Minggu (25/1/2009). Bukankah tolok ukur baik dan buruk figur calon legislatif, calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) itu sangat subyektif? “Kenyataannya masih ada yang baik-baik. Andaikata tidak ada yang baik, tetap harus memilih. Dipilih yang tingkat keburukannya paling rendah,” imbuh Ali.

Dia menjelaskan, fenomena golput kalau dibiarkan, akan berbahaya. “Kalau nggak memilih berbahaya, bisa nggak punya pemimpin,” ujar Guru Besar Ilmu Hadis Institut Ilmu al-Quran (IIQ) ini. Fatwa ini, lanjutnya adalah kewajiban moral. “Orang yang nggak mau ikut Pemilu itu berdosa menurut hukum Islam,” pungkas dia. (nwk/nwk: detikcom)


Fatwa MUI Bahwa Rokok di Haramkan Untuk Anak-Anak

Januari 27, 2009

imagesFatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan rokok untuk anak-anak dan remaja dinilai sebagai langkah maju. Tapi langkah itu dinilai belum cukup. “Komnas PA (Perlindungan Anak) memberikan apresiasi pada MUI sebagai langkah awal untuk melindungi hak hidup anak. Ini langkah maju melindungi hak hidup anak dari bahaya tembakau,” ujar Sekjen Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait kepada detikcom, Minggu (25/1/2009).

Namun, hal itu dianggap belum cukup melindungi anak dari rokok, yang bahayanya, diakui sendiri oleh industri rokok. “Karena memang industri rokok begitu berbahaya, buat jantung, janin, dan ibu hamil. Itu diakui sendiri oleh industrinya, tertera di bungkusnya,” tukas dia.

Langkah selanjutnya, menurut Arist, menggugah kesadaran masyarakat  untuk menuntut tanggung jawab dari industri rokok sendiri. “Supaya mereka (industri rokok) tidak beriklan untuk menggaet perokok-perokok pemula. Belum cukup yang kita inginkan untuk melindungi anak dari bahaya rokok,” tegas Arist.

Fatwa haram MUI, imbuh dia, harus ditindaklanjuti pemerintah untuk melarang iklan rokok yang membabi buta. “Kita juga minta fatwa Mahkamah Agung agar rokok dimasukkan dalam zat adiktif seperti halnya narkoba dan miras,” tandas dia.

suber: http://www.detiknews.com


Ojek Untuk Jamaah Haji

Desember 7, 2008

ojek1 Para tukang ojek menawarkan jasanya kepada jamaah haji

ojek2 Untuk bisa sampai ke Masjidil Haram, ojek seharga 50 rael (150 ribu) pun ‘dijabanin’

Macet dan ojek bukan hanya ada di Indonesia, di Arab Saudi juga ada. Hal ini terjadi saat puncak musim haji di mana jalan-jalan menuju Masjidil Haram macet. Untuk menghindari kemacetan jasa ojek pun digunakan.

Sumber : http://foto.detik.com