Januari 27, 2009
Menjadi golongan putih (golput) diharamkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Umat Islam diwajibkan memilih dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2009. “Wajib bagi bangsa Indonesia untuk memilih pemimpin. Kalau yang
dipilih ada namun tidak dipilih, menjadi haram,” ujar Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Ali Mustafa Ya’qub menjelaskan hasil Ijtima’ Ulama Fatwa III MUI di Kabupaten Padang Panjang, Padang, Sumatera Barat.
Ali menyampaikan hal itu ketika dihubungi detikcom, Minggu (25/1/2009). Bukankah tolok ukur baik dan buruk figur calon legislatif, calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) itu sangat subyektif? “Kenyataannya masih ada yang baik-baik. Andaikata tidak ada yang baik, tetap harus memilih. Dipilih yang tingkat keburukannya paling rendah,” imbuh Ali.
Dia menjelaskan, fenomena golput kalau dibiarkan, akan berbahaya. “Kalau nggak memilih berbahaya, bisa nggak punya pemimpin,” ujar Guru Besar Ilmu Hadis Institut Ilmu al-Quran (IIQ) ini. Fatwa ini, lanjutnya adalah kewajiban moral. “Orang yang nggak mau ikut Pemilu itu berdosa menurut hukum Islam,” pungkas dia. (nwk/nwk: detikcom)
Leave a Comment » |
Info | Ditandai: Golput, Kegiatan LDII, ldii, LDII Serang, MUI, Pemilu |
Permalink
Ditulis oleh Efran
Januari 27, 2009
Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan rokok untuk anak-anak dan remaja dinilai sebagai langkah maju. Tapi langkah itu dinilai belum cukup. “Komnas PA (Perlindungan Anak) memberikan apresiasi pada MUI sebagai langkah awal untuk melindungi hak hidup anak. Ini langkah maju melindungi hak hidup anak dari bahaya tembakau,” ujar Sekjen Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait kepada detikcom, Minggu (25/1/2009).
Namun, hal itu dianggap belum cukup melindungi anak dari rokok, yang bahayanya, diakui sendiri oleh industri rokok. “Karena memang industri rokok begitu berbahaya, buat jantung, janin, dan ibu hamil. Itu diakui sendiri oleh industrinya, tertera di bungkusnya,” tukas dia.
Langkah selanjutnya, menurut Arist, menggugah kesadaran masyarakat untuk menuntut tanggung jawab dari industri rokok sendiri. “Supaya mereka (industri rokok) tidak beriklan untuk menggaet perokok-perokok pemula. Belum cukup yang kita inginkan untuk melindungi anak dari bahaya rokok,” tegas Arist.
Fatwa haram MUI, imbuh dia, harus ditindaklanjuti pemerintah untuk melarang iklan rokok yang membabi buta. “Kita juga minta fatwa Mahkamah Agung agar rokok dimasukkan dalam zat adiktif seperti halnya narkoba dan miras,” tandas dia.
suber: http://www.detiknews.com
Leave a Comment » |
Info | Ditandai: Fatwa MUI, ldii, LDII Serang, MUI |
Permalink
Ditulis oleh Efran
Januari 26, 2009
Menjelang pemilu, berkunjung ke pesantren identik dengan minta restu. Hal itu jugalah yang dilakukan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat mampir ke Ponpes LDII, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kabupaten Kediri. “Jika pimpinan dan warga LDII berkenan, tentunya doa restu untuk kami dari Partai Golkar, termasuk untuk seluruh caleg kami adalah suatu hal yang sangat berharga,” kata JK dalam sambutannya, Jumat (23/1/2009). JK juga sempat melontarkan joke politik. Hal tersebut disampaikannya saat diminta meresmikan menara masjid Ponpes LDII, yang pada bagian ujungnya dilapisi emas dan tampak berwarna kuning. “Lagi-lagi kuning ada di puncak,” ujar JK disambut gelak tawa tamu undangan. Masih ada guyonan JK yang lain. Menurutnya, warna kuning adalah yang paling menarik untuk dinantikan. “Makanan kita beras yang sebelumnya adalah gabah dan berwarna kuning. Meski sebelumnya hijau, tetap saja perubahan menjadi kuning sangat ditunggu,” ujarnya, lagi-lagi disambut gelak tawa tamu undangan. Secara terpisah, pengasuh Ponpes LDII, KH.Abdullah Syam, saat dikonfirmasi terkait permintaan doa restu JK mengaku belum dapat memastikan dukungannya. Menurutnya, lembaga yang dipimpinnya memiliki tradisi demokrasi yang kuat dan tidak bisa meminta warganya patuh dengan segala perintah atasan. “Wajar kalau lembaga dakwah seperti kami banyak dimintai doa restu oleh pejabat, termasuk beberapa petinggi Partai Golkar. Tapi siapa yang akan didukung, kami pimpinan akan menyerahkan sepenuhnya kepada warga,” kata Abdullah. Menurut Abdullah, sebelum JK secara resmi meminta doa restu, petinggi Partai Golkar lain juga sempat datang dengan tujuan yang sama, antara lain Akbar Tandjung. Hal itu mudah terjadi, karena di masa kepemimpinan Orde Baru, Ponpes LDII merupakan bagian dari Golkar. “Meski demikian, sama seperti saya utarakan tadi, untuk keputusan siapa yang akan dipilih, kami serahkan sepenuhnya kepada warga. Kami percaya mereka pandai untuk menentukan pilihan,” ungkap Abdullah. (sumber:http://pemilu.detiknews.com)
1 Komentar |
DPP LDII | Ditandai: Jusuf Kalla, ldii, LDII Serang, Pemilu |
Permalink
Ditulis oleh Efran
Januari 20, 2009
Pada tanggal 31 Desember 2008 yang lalu, DPP LDII diundang untuk mengahadiri seminar oleh Badan Litbang Depag di Operation Room Depag Jakarta. Perwakilan dari DPP LDII di seminar yang bertema “Seminar Kerukunan Umat Beragama sebagai Pilar Kerukunan Nasional” ini adalah Ir.H.Prasetyo Sunaryo.M.Si, DR Ir H Shobar Wiganda, Ir.H.Teddy Suratmadji M.Sc dan Achmad Fauzi Abdillah,S.Kom. Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni mengatakan, kerukunan umat beragama merupakan pilar kerukunan nasional adalah sesuatu yang sangat dinamis. Karena itu harus terus dipelihara dari waktu ke waktu. “Kita memang tidak boleh berhenti membicarakan dan mengupayakan pemeliharaan kerukunan umat beragama di Indonesia,” kata Menteri Agama saat membuka seminar. Menag menjelaskan, kerukunan umat beragama adalah keadaan hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya dan kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Menurutnya, pemeliharaan kerukunan umat beragama bukan hanya tanggungjawab para pejabat pemerintah di bidang agama dan pemuka agama, melainkan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat yang bergerak di bidang apapun.
sumber : http://ldii.info
Leave a Comment » |
DPP LDII | Ditandai: kerukunan, ldii, LDII Serang, seminar kerukunan, umat beragama |
Permalink
Ditulis oleh Efran
Januari 19, 2009
DPP LDII diwakili ketua umumnya Bp.Prof.Dr.Ir.KH Abdullah Syam,MSc diundang acara Seminar atau Halaqoh sehari dalam rangka memperingati Tahu Baru Hijriyah oleh ABAHE yaitu Syekh Abah M.Syaiful Zuhri Rosyid sebagai pengasuh (mudir’am) Ponpes Salafiah Az-Zuhri Ketileng Semarang.
Seminar pada tanggal 27 Desember 2008 yang bertema HIJRAH ini dihadiri oleh seluruh tokoh ulama/kyai, akademisi, pejabat pemerintah, beberapa ormas dan orpol serta masyarakat umum sejumlah seribu orang.
Pembicara pada seminar ini diawali oleh Jenderal (Purn) H.Wiranto,SH yang membawakan materi Semangat Hijrah dalam Membangun Strategi dan Gerakan untuk Penguatan NKRI Masa Kini dan Masa Akan Datang. Selanjutnya Bp.Abdullah Syam menyampaikan materi Hijrah kembali ke Al-Quran dan Al-Hadist dalam memperkuat Ukhuwah Islamiyah.
Kemudian materi Kemajemukan dalam memperkuat NKRI oleh Prof.DR.Abdul Jamil, MA Rektor IAIN Wali SOngo Semarang. Terakhir materi Firqoh-firqoh dalam Menguatkan Ukhuwah Islamiyah oleh Ir.KH.Solahudin Wahid. Seminar ini dibuka oleh ABAHE sebagai keynote spekaer. Alhamduliilah acara seminar berjalan dengan lancar dan baik serta mendapat banyak respond serta partisipasi aktif dari semua peserta seminar.
Sumber : http://ldii.info
Leave a Comment » |
DPP LDII | Ditandai: Halaqoh, Hijrah, ldii, LDII Serang |
Permalink
Ditulis oleh Efran
Januari 19, 2009
Pada tanggal 31 Desember 2008 yang lalu, DPP LDII diundang untuk mengahadiri seminar oleh Badan Litbang Depag di Operation Room Depag Jakarta.
Perwakilan dari DPP LDII di seminar yang bertema “Seminar Kerukunan Umat Beragama sebagai Pilar Kerukunan Nasional” ini adalah Ir.H.Prasetyo Sunaryo.M.Si, DR Ir H Shobar Wiganda, Ir.H.Teddy Suratmadji M.Sc dan Achmad Fauzi Abdillah,S.Kom.
Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni mengatakan, kerukunan umat beragama merupakan pilar kerukunan nasional adalah sesuatu yang sangat dinamis. Karena itu harus terus dipelihara dari waktu ke waktu. “Kita memang tidak boleh berhenti membicarakan dan mengupayakan pemeliharaan kerukunan umat beragama di Indonesia,” kata Menteri Agama saat membuka seminar.
Menag menjelaskan, kerukunan umat beragama adalah keadaan hubungan sesama umat beragama yang dilandasi toleransi, saling pengertian, saling menghormati, menghargai kesetaraan dalam pengamalan ajaran agamanya dan kerjasama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, pemeliharaan kerukunan umat beragama bukan hanya tanggungjawab para pejabat pemerintah di bidang agama dan pemuka agama, melainkan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat yang bergerak di bidang apapun.
Sumber : http://ldii.info
Leave a Comment » |
DPP LDII | Ditandai: Kerukuna Umat, ldii, LDII Serang, Seminar |
Permalink
Ditulis oleh Efran
Januari 2, 2009
Kramatwatu : Pada hari rabu tanggal 31 Desember 2008 bertepatan pada puncak acara tahun baru 2009 PC (Pimpinan Cabang) LDII Kecamatan Kramatwatu mengadakan pengajian. Pengajian yang di hadiri sekitar 200 orang dari kalangan pemuda-pemudi LDII ini bertujuan guna menanggulagi yang makin maraknya pergaulan-pergaulan yang tidak mencerminkan budaya Indonesia yang Islami, dan merayakan perayaan-perayaan yang bukan merupakan budaya Indonesia.
Di sinyalir pemuda-pemudi Indonesia sudah terkontaminasi dengan budaya barat dengan maraknya perayaan-perayaan Tahun Baru, Valentine, Hallowwin, April Mop, dll. Untuk itu pengurus PC LDII Kramatwatu mengadakan penanggulangan yang ekxtra dengan mengadakan pembinaan-pembinaan.
Acara ini juga bukan hanya di laksanakan di PC LDII Kramatwatu melainkan di seluruh LDII se-Indonesia telah mengadakan acara ini guna penanggulangan pergaulan bebas ini. Salah satu yang lain seperti di Kota Serang, di Kota Cilegon, di Kabupaten Pandeglang juga diadakan hal yang serupa.



Leave a Comment » |
Kepemudaan, PC Kramatwatu | Ditandai: ldii, LDII Serang, Pembinaan, Tahun Baru 2009 |
Permalink
Ditulis oleh Efran