LDII Bali Gelar Lokakarya Blogger

Desember 30, 2009

Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bali menggelar lokakarya bagi para bloger dengan tema “Internet Sehat”. Siaran pers LDII Bali yang diterima ANTARA di Denpasar Sabtu menjelaskan, lokakarya itu diikuti 40 orang bloger dari aktivis LDII maupun dari luar.

“Ajang ini bertujuan mencetak bloger-bloger yang handal sekaligus punya, etika baik dalam penulisannya maupun isi dari postingannya. Untuk itu kami mengundang dari media massa, akademisi dan juga ulama,” kata ketua panitia, Suparto. Wakil Ketua DPD LDII Provinsi Bali itu menjelaskan bahwa peranan bloger dewasa ini semakin diperlukan, terutama untuk menangkal informasi di internet yang bernada negatif dan menyerang kelompok tertentu.

Selain itu, katanya, pelatihan ini juga dimaksudkan untuk memberikan wawasan bagi para bloger untuk bisa menulis di blognya dengan menggunakan kaidah bahasa yang baik, dalam hal ini bahasa Indonesia.

“Kami juga ingin memberikan pengetahuan mengenai dasar-dasar jurnalistikm bagi teman-teman bloger sehingga mereka bisa melakukan aktifitas tulis menulis dengan memiliki ilmu. Apalagi, bloger saat ini juga bisa membawa misi sebagai jurnalisme warga,” katanya.

Mengenai kehadiran ulama dalam lokakarya itu, katanya, untuk memberikan masukan mengenai pentingnya menerapkan norma-norma agama dalam kegiatan berinternet karena saat ini aktifitas di dunia maya memang sangat rawan dengan pengaruh-pengaruh buruk yang tidak sesuai ajaran agama.

Adanya postingan negatif di dunia maya mengenai LDII, Suparto menjelaskan bahwa semua informasi itu tidak benar. Oleh karena itu salah satu misi penting yang diemban dalam menggelar ajang lokakarya bagi bloger ini adalah untuk menangkal semua informasi negatif mengenai LDII. “Diharapkan dengan banyaknya bloger dari kalangan dan yang mengerti mengenai LDII ini bisa menuliskan aktifitas LDII dan juga kiprah-kiprahnya dalam turut serta membangun masyarakat Indonesia,” katanya. (Denpasar (ANTARA News))


LDII Sidoarjo Tanam Ratusan Pohon di Porong

Desember 30, 2009

Ratusan anggota Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jatim menggelar aksi simpatik dengan menanam ratusan bibit di kawasan bekas bawah jembatan tol buntung Porong.  Penghijauan ini menyusul diselenggarakannya Konfrensi Dunia tentang perubahan iklim di Kopenhagen Denmark yang menyepakati tentang komitmen bersama untuk mengurangi temperatur suhu global.

Kata Kriswanto, Ketua LDII Jatim, aksi penanaman aneka macam bibit pohon ini sebagai bentuk keprihatinan warga tentang dampak dari pemanasan global. Dimana hasil dari Konfrensi Dunia menyebutkan bahwa panas suhu bumi meningkat dua derajat. “Ini merupakan efek dari tingginya polusi udara serta efek rumah kaca yang telah mengikis lapisan ozon bumi,” ujarnya, Minggu (20/12/2009).

Ditambahkannya, penghijauan dilakukan di dekat lokasi semburan lumpur karena di area bekas sumur Banjar Panji I milik Lapindo Brantas Inc itu merupakan bencana yang terkait dengan kerusakan lingkungan. “Semua anggota kami libatkan dalam acara penghijauan ini,” terangnya.  Selain menanam pepohonan, para peserta aksi simpatik juga membagi-bagikan selebaran yang isinya ajakan untuk melakukan penghijauan kepada semua pengendara yang melintas. [isa/kun:  http://www.beritajatim.com]


LDII Sumenep Tanam 2.000 Pohon di Desa Langsar

Desember 30, 2009

DPD LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Kabupaten Sumenep, menggelar kegiatan penghijauan sebanyak 2.000 pohon di Dusun Cemmanis, Desa Langsar Kecamatan Saronggi, pada Sabtu (19/12) pagi. Acara tersebut bekerjasama dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep. Ketua DPD LDII Kabupaten Sumenep, Drs. Musaheri, M.Pd mengatakan, kegiatan ini merupakan program dan komitmen kami untuk menjaga dan melestarikan alam.

“Program ini merupakan program yang sudah dicanangkan mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat PAC, yang kebetulan saat ini Pemkab Sumenep melalui Dishutbun juga menggelar pekan menanam pohon,”tegasnya. Selanjutnya Musaheri berharap, dengan kegiatan ini mampu memberikan penyadaran kepada anggota maupun para masyarakat untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan. “Pasca penanaman ini diharapkan para warga masyarakat untuk senantiasa menjaga bibit yang telah ditanam, sehingga kelak dapat memberikan manfaat lebih, serta menjadikan lingkungan di Desa Langsar dapat lebih baik,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, yang diwakili Kepala Bidang Kehutanan, H. Ismail mengatakan, kegitan yang dilakukan oleh DPD LDII Sumenep tersebut sangat tepat, karena Desa Langsar merupakan salah satu daerah kritis yang memerlukan penghijauan.

“Kami sangat apresiatif terhadap kegiatan yang dilakukan saat ini, karena itu kami juga berharap kepada masyarakat yang juga peduli kepada lingkungan untuk juga berpartisipasi dalam usaha pelestarian lingkungan,” tegasnya. Menurut H. Ismail, pihaknya akan senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan serupa, dengan memberikan bantuan bibit, selama persediaan masih ada. Dalam kegiatan tersebut Dishutbun Kabupaten Sumenep memberikan bantuan bibit sebanyak 1.000 pohon yang terdiri dari bibit pohon jati, mahoni, nyamplong dan jati (putih) gmelina, sisanya berasal dari swadaya LDII sendiri. ( Gun, Esha ) [http://www.sumenep.go.id]


LDII Deklarasikan Kota Ramah Anak

Desember 30, 2009

Bogor - Banyaknya kekerasan yang terjadi pada anak, membuat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bogor mendeklarasikan anti kekerasan terhadap anak di Kota Bogor. Deklarasi tersebut ditandatangani oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor Hj. Fauziah Diani Budiarto dan Ketua DPD LDII Kota Bogor Ir. H. Radjab Tampubolon. Point deklarasi itu menyatakan bahwa Bogor sebagai ‘Kota Ramah Anak’.

Ketua panitia penyelenggara Ir. Hj. Tri Sartika mengatakan, deklarasi itu merupakan satu bentuk upaya LDII Kota Bogor mengurangi angka kekerasan terhadap anak. “Dengan deklarasi itu, kami ingin mengajak semua masyarakat untuk tidak memperlakukan anak semena-mena,” kata Tri kepada Jurnal Bogor di sela-sela seminar Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak bertajuk ‘Dengan Peran Aktif Masyarakat, Kita Wujudkan Bogor Sebagai Kota Ramah Anak’ di Ruang Rapat 1 Balaikota Bogor, Minggu (27/12) kemarin.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bogor Hj. Fauziah Diani Budiarto mengatakan, saat ini dan selanjutnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan terus mendukung upaya berbagai elemen masyarakat untuk mengurangi tingkat kekerasan terhadap anak. “Setiap orangtua harus selalu berusaha melindungi anak-anak mereka. Sehingga kita (Pemkot Bogor.red) tidak akan memdengar lagi kasus-kasus kekerasan terhadap anak,” ucapnya.

Fauziah menilai jika kasus kekerasan terhadap anak masih kerap terjadi, dengan berbagai penyebab, sebagaimana yang banyak dilaporkan oleh media masa. “Adanya Undang-undang 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak maupun Undang-undang nomor 24 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga, sepertinya belum mampu membendung berkurangnya kasus-kasus kekerasan terhadap anak,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekdakot Bogor H. Edi S. Warsa, Ketua MUI Kota Bogor KH. Adam Ibrahim, Ketua umum DPP LDII Ir. KH. Abdullah Sam, serta ketua DPD LDII Kota Bogor Ir.H.Radjab Tampubolon.

Dony P. Herwanto (Sumber: http://www.jurnalbogor.com/?p=72408)


LDII Kalimantan Tengah Mengadakan Workshop Gerakan Internet Sehat

Desember 30, 2009

Bertempat di aula gedung Telkom Palangkaraya pada tanggal 12 Desember 2009, Kepala Bidang IT Dephubinfokom Propinsi Kalimantan Tengah membuka Workshop Gerakan Internet Sehat yang diselenggarakan oleh DPD LDII Kalimantan Tengah.

Pada kesempatan tersebut Kabid. IT menyampaikan bahwa workshop ini merupakan pertama kali yang diadakan di Palangka Raya Kalimantan Tengah dan beliau berharap agar kegiatan seperti ini bisa ditindaklanjuti ke daerah dimana para peserta berada.

Sejumlah 50 orang hadir dalam workshop tersebut, terdiri dari utusan seluruh DPD Kabupaten / Kota se Kalimantan Tengah.Beberapa nara sumber dihadirkan untuk memberikan pembekalan kepada para peserta GIS diantara dari Departemen Perhubungan Komunikasi dan Informasi Propinsi Kalimantan Tengah, Persatuan Wartawan Indonesia Kalimantan Tengah , Ketua Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Tengah serta dari PT TELKOM Palangkaraya.


Suryo Agung Raih Emas, Pertajam Rekor SEA Games

Desember 26, 2009

Sprinter putra Indonesia Suryo Agung membuat kejutan pada lomba lari 100 meter SEA Games 2009 Laos dengan meraih medali emas. Dia juga mempertajam rekor pada nomor ini saat bertanding di Main Stadium National Compleks, Vientiane, Minggu (13/12). Suryo menjadi manusia tercepat Asia Tenggara dengan catatan waktu 10,17 detik. Catatan ini lebih cepat dari rekor SEA Games yang diciptakannya pada SEA Games 2007 yakni 10,25 detik. Selain mempertajam rekor SEA Games, Suryo Agung juga memecahkan rekor nasional atas nama Mardi Lestari 10,20 detik yang diciptakan pada PON 1998. “Saya senang bisa mempertajam rekor SEA Games sekaligus memecahkan rekor nasional. Semula, saya tidak pernah menduga bakal bisa melakukannya. Apalagi, catatan waktu saya terakhir pada Kejuaraan Asia di Malaysia 2009 yakni 10,38 detik,” kata Suryo usai pertandingan. Medali perak nomor ini direbut W Sondee (Thailand) dengan waktu 10,30 detik dan perunggu jatuh ke atlet Indonesia lainnya, Fadlin dengan catatan waktu 10,61 detik. Dengan hasil ini, cabang atletik telah menyumbangkan satu medali emas dan satu perunggu pada hari pertama pertandingan atletik. “Ini merupakan awal yang baik. Prestasi yang dicapai karena konsistennya Suryo menjalani uji coba di berbagai negara,” kata Sekjen PB PASI, Tigor Tandjung seperti dilaporkan wartawan okezone, Fetra Hariandja dari Laos. Menurut Tigor, PB PASI akan memberikan bonus tambahan terhadap Suryo Agung yang mampu mempertajam rekor SEA Games dan memecahkan rekor nasional. Soal besarnya, Tigor menyebut sama dengan yang diberikan pemerintah. “Sebelum bertolak ke Laos, Pak Bob Hasan (Ketua Umum PB PASI) telah menjanjikan bonus kepada pemecah rekor yang nilainya sama dengan bonus yang diberikan pemerintah,” tegasnya. (das)http://www.pikiran-rakyat.com


Workshop Installasi Komputer dan Internet Sehat

Desember 24, 2009

Serang, 13 Desember 2009 J’Kombat (Jalur Komunikasi Mahasiswa Banten) mengadakan “WORKSHOP INSTALLASI KOMPUTER DAN INTERNET SEHAT” yang di laksanakan pada hari minggu. Acara ini merupakan program kerja dari Mahasiswa Banten dan Komunikasi IT Banten, workshop ini dihadiri 50 peserta dari Mahasiswa dan Siswa Se-Banten. Workshop membahas mengenai :

1. Komputer

Pengenalan Komputer : Dasar-dasar komputer dan cara penggunaannya

Penginstallan Komputer : Cara Menginstall Sistem Operasi Windows dan Linux Ubuntu

Penginstallan Arabic : Penginstallan Font Arabic (Saudi Arabia)

Troubleshooting Komputer : Penanganan-penanganan kerusakan komputer.

2. Internet

Pengenalan Internet : Dasar-dasar pengenalan Internet Sehat dan cara pencegahan situs yang negatif

Pembuatan Blog : Pembuatan sebuah blog menggunakan Blogspot dan WordPress

Kegiatan ini berlangsung dari jam 09.00 s/d 16.30 WIB, dan rencananya “kegiatan ini akan terus berkelanjutan ke pelatihan-pelatihan berikutnya” demikian tutur Ketua J’Kombat Sdr. Hanif.


Silaturahmi PonPes LDII Kediri

November 15, 2009

Kediri – Hubungan Akbar Tandjung dengan Pondok Pesantren Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) terjalin dengan baik. Keduanya saling mengagumi satu sama lain. Hal ini terungkap pada waktu silaturahmi yang dilakukan Akbar Tandjung ke PonPes LDII Kediri, Selasa (29/04).

Bagi Akbar Tandjung, PonPes LDII Kediri mempunyai kenangan yang sangat indah. Pada 1977, ketika untuk pertama kalinya menjadi Calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur, Akbar Tandjung sudah berkunjung kesana. Tentunya ia pun berkunjung ke berbagai pondok LDII lainnya seperti di Kertosono.

Akan tetapi, kenangan yang tidak akan dilupakan oleh Akbar Tandjung terjadi pada saat tahun 1999. Pada waktu Partai Golkar menghadapi tuntutan dan tekanan besar dari banyak lapisan masyarakat untuk dibubarkan. Ketika itu, Akbar Tandjung justru disambut baik oleh LDII. “Dalam suasana yang masih seperti itu, saya merasa betul-betul diterima dengan begitu baik oeh LDII,” ucap Akbar Tandjung dalam sambutannya pada sata silaturahmi kali ini.

”Hal itu tidak bisa saya lupakan,” tegas Akbar. Menurutnya, kejadian itu membuatnya semakin dekat dengan LDII. Terutama disaat Golkar mengalami berbagai tekanan-tekanann yang sangat berat. Hal ini sekaligus memeperkuat keyakinannya yang pada waktu itu menjabat Ketua Umum Partai Golkar, bahwa ternyata masih banyak rekan-rekan yang terus setia kepada Golkar.

”Oleh karena itulah saya harus terus menjaga hubungan dengan LDII sehingga saya kemari lagi,” ucap Akbar mengutarakan maksud kedatangannya kali ini.

Kedatangan Akbar Tandjung ini pun diambut baik oleh Pengasuh PonPes LDII Kediri, K.H. Kuncoro Kaseno SE. Ia mengaku merasa bahagia bisa mendapatkan kunjungan dari seorang Akbar Tandjung yang memang dikaguminya. ”Bang Akbar merupakan tokoh bangsa. Kami pun meneladani kesabaran dan keuletan beliau,” ucap K.H. Kuncoro Kaseno SE.

Akbar Tandjung menilai LDII sebagai organisasi sosial kemasyarakatan Islam yang mempunyai perhatian besar terhadap dakwah Islam dan pengembangan kegiatan sosial dalam rangka meningkatan kehidupan umat Islam. ”Bagi saya LDII memberikan kontribusi besar dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa kita,” ucap Akbar Tandjung.

”Organisasi LDII ini merupakan salah satu aset kita yang sangat bagus buat bangsa dan umat Islam. Saya berharap LDII terus meningkatkan kontribusinya tersebut,” lanjut Akbar Tandjung.

Pondok pesantren ini memang termasuk besar. Disana terdapat bangunan-bangunan asrama bertingkat untuk menampung 7000 orang santri mereka. Begitu pula dengan gedung-gedung untuk melakukan kegiatan belajar mengajar mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak hngga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.

Di PonPes yang terletak di Burengan, Banjaran, Kediri tersebut, Akbar Tandjung pun tidak lupa untuk meminta restu untuk mengikuti pemilihan presiden 2009. ”Insya Allah kami akan membicarakan tujuan Bapak tersebut. Yang pasti kita akan doakan hal tersebut. Semoga Allah memberikan izinya,” sambut K.H. Kuncoro Kaseno SE.

Silatupada siang hari itu ditutup dengan doa bersama demi kesuksesan semua pihak. Kemudian ramah tamah dilanjutkan dengan acara makan siang bersama seluruh pengajar di pondok pesantren tersebut.(gees)
Sumber     :http://www.bangakbar.com/news/1/tahun/2008/bulan/04/tanggal/30/id/269/index.html


LDII Gelar 30 Posko Mudik Lebaran

Oktober 1, 2009

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) terus menggelar posko mudik lebaran. Kali ini di lebaran 1429H, LDII mendirikan 3o posko di sepanjang jalur mudik di Pulau Jawa dan Sumatera. LDII berharap bisa membantu kemudahan para pemudik disepanjang jalan. Memberikan bantuan keamanan, informasi juga menyediakan konsumsi serta tempat istirahat demi kenyamanan mudik tahun ini. Berikut beberapa berita tetang keberadaan Posko Mudik LDII di beberapa kota.

LDII layani pemudik
Wonogiri (Espos) Untuk membantu kelancaran arus mudik, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Wonogiri membuka posko mudik di kawasan Nambangan, Selogiri.

Rencananya, posko mudik ini dioperasikan pada H-3 hingga H+4 Lebaran. “Ini kontribusi LDII Wonogiri terhadap terwujudnya keamanan dan kenyamanan selama arus mudik,” terang ketua LDII Wonogiri, Joko Santosa, kepada Espos, di Wonogiri, Selasa (23/9).

Ditambahkan Joko, di posko mudik LDII tersebut, para pemudik dapat beristirahat melepas penat, karena posko menyediakan musala, tempat beristirahat serta makanan dan minuman kecil.
(Sumber: http://www.solopos.co.id/zindex_menu.asp?kodehalaman=h42&id=81969)

Di Terminal Cicaheum, LDII Buka Posko Layanan Bantuan Pemudik
Ormas Islam yaitu Lembaga Da’wah Islam Indonesia (LDII), dalam rangka pengamanan mudik Lebaran, membuka Posko layanan bantuan pemudik. Posko tersebut dibuat, menurut petugas piket Posko LDII, Asep Setiawan dimaksudkan untuk membantu pemudik untuk kepentingan tajil , layanan P3K dan kepentingan menanyakan arah jalan.

LDII, akan membuka layanan bantuan pemudik di Terminal Cicaheum, mulai H-7 sampai H+5. Sejak dibukanya layanan bantuan untuk pemudik, mulai dari tanggal 26 September sampai 29 September 2008, sebanyak 10 orang pemudik telah memanfaatkan layanan bantuan tersebut.

Posko layanan bantuan pemudik LDII, ujar Asep Setiawan sudah digelar beberapa tahun yang lalu, tetapi di Terminal Cicaheum Posko tersebut baru dibuat Lebaran tahun ini. (Sumber: http://jabarprov.go.id)

Sumber : http://ldiinews.blogspot.com/


Hasil Sidang Itsbat 1 Ramadhan 22 Agustus

Agustus 21, 2009

Hasil pengamatan secara ru’yah di seluruh Indonesia yang dilakukan pada Kamis (20/8/2009) petang ini, hilal belum tampak. Karena itu, awal Ramadan ditetapkan pada Sabtu, 22 Agustus 2009.

“Karena hilal tidak tampak, maka besok tidak ditetapkan sebagai awal Ramadan,” kata Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni saat memimpin sidang itsbat penetapan awal Ramadan 1430 H di kantor Depag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat,Kamis (20/8/2009).

Hingga pukul 19.30 WIB, sidang itsbat masih berlangsung. Hadir juga dalam sidang itsbat Menkominfo M Nuh dan para pejabat Depag, serta pimpinan ormas-ormas Islam.

Pernyataan Menag itu secara tersirat telah menunjukkan bahwa bulan Sya’ban digenapkan selama 30 hari. Dengan demikian, maka 1 Ramadan 1430 H jatuh pada Sabtu, 22 Agustus 2009.

Sebelumnya pihak Depag membacakan hasil pengamatan hilal di sejumlah titik berikut nama-nama saksi. Hasil pengamatan, hilal tidak tampak di seluruh tempat di Indonesia.

Sementara itu, dalam sidang itu, perwakilan NU juga mengklarifikasi mengenai hasil hisab yang dilakukan timnya. “Yang benar posisi hilal -01 derajat, buka 1 derajat,” kata pimpinan NU. Klarifikasi perwakilan NU ini memperkuat bahwa awal Puasa jatuh pada 22 Agustus 2009.

Sebelumnya PP Muhammadiyah telah menetapkan bahwa awal Puasa jatuh pada Sabtu, 22 Agustus. Muhammadiyah menetapkan dengan hisab. Ormas ini juga telah menetapkan bahwa Idul Fitri jatuh pada 20 September 2009.

Sumber : http://ldii.info